Manfaat Keju yang Perlu Kamu Ketahui!

Halo pembaca yang budiman! Siapa yang tidak suka dengan keju? Makanan yang satu ini memang sangat digemari dengan berbagai macam jenis dan rasanya yang unik. Tapi, tahukah kamu bahwa selain rasanya yang lezat, keju juga memiliki manfaat yang sangat baik bagi kesehatan tubuh kita? Yuk, simak informasi selengkapnya tentang manfaat keju yang perlu kamu ketahui!

Kandungan Nutrisi dalam Keju

Keju merupakan salah satu makanan yang populer di seluruh dunia. Rasanya yang lezat dan kaya akan protein membuatnya menjadi makanan yang diincar oleh banyak orang. Terlebih lagi, keju mengandung banyak nutrisi yang dibutuhkan oleh tubuh kita. Berikut adalah beberapa nutrisi penting dalam keju:

1. Protein

Keju adalah sumber protein yang baik, terutama bagi orang yang menganut diet tanpa daging. Satu ons keju mengandung lebih dari 6 gram protein, yang setara dengan 12 persen dari asupan protein harian yang direkomendasikan oleh Food and Drug Administration (FDA). Jenis keju yang lebih matang mengandung lebih banyak protein daripada jenis keju yang lebih lembut.

Protein dalam keju terdiri dari asam amino esensial yang berguna untuk perkembangan otot dan pemulihan sel tubuh. Selain itu, protein juga membantu memelihara kesehatan tulang, kulit, dan rambut. Oleh karena itu, mengonsumsi keju dapat membantu meningkatkan kesehatan tubuh secara keseluruhan.

Selain itu, keju juga merupakan sumber protein yang baik untuk orang yang ingin membangun otot atau berolahraga secara intensif. Berolahraga secara teratur dapat menguras energi tubuh dan membuat otot-otot kita menjadi lelah. Makanan yang kaya protein seperti keju dapat membantu mempercepat pemulihan otot dan mengembalikan energi tubuh dengan cepat setelah berolahraga.

Ada beberapa jenis keju yang mengandung lebih banyak protein dibandingkan jenis keju lainnya, seperti keju cottage, keju Parmesan, dan keju Cheddar. Konsumsi keju dalam jumlah yang tepat sangat penting untuk memenuhi kebutuhan protein harian tubuh.

Dalam kedelai, misalnya, para ahli menyatakan bahwa sekitar delapan gram protein terkandung di setiap gelas. Di sisi lain, keju memiliki kandungan yang lebih tinggi yaitu sekitar 6 hingga 7 gram protein tiap ons.

2. Lemak dan Kalori

Meskipun keju mengandung nutrisi yang baik untuk tubuh, namun keju juga mengandung lemak dan kalori dalam jumlah yang tidak sedikit. Sebagai contoh, satu ons keju Cheddar mengandung sekitar 114 kalori dan 9 gram lemak.

Konsumsi lemak dalam jumlah berlebihan dapat meningkatkan risiko obesitas dan penyakit kardiovaskular. Oleh karena itu, disarankan untuk mengonsumsi keju dalam jumlah yang tepat dan mengimbanginya dengan makanan sehat lainnya.

3. Kalsium

Kalsium merupakan salah satu mineral penting yang diperlukan oleh tubuh untuk membangun tulang dan gigi yang kuat. Keju merupakan sumber kalsium yang baik karena keju dibuat dari susu, yang juga mengandung kalsium.

Satu ons keju Cheddar mengandung sekitar 200 mg kalsium, yang setara dengan sekitar 20 persen dari asupan kalsium harian yang direkomendasikan oleh FDA. Kalsium juga berguna untuk menjaga kesehatan jantung, saraf, dan otot.

Bagi orang yang membutuhkan asupan kalsium lebih banyak, mengonsumsi keju dapat menjadi opsi yang baik. Tetapi ingat, mengonsumsi keju dalam jumlah yang berlebihan dapat meningkatkan risiko gangguan pencernaan dan sakit perut.

4. Vitamin B dan Mineral

Kondisi kesehatan tubuh juga sangat tergantung pada asupan vitamin B dan mineral dalam makanan. Beberapa jenis keju, terutama keju yang dihasilkan dari susu sapi, mengandung vitamin B12, yang sangat penting untuk kesehatan otak dan saraf.

Satu ons keju juga mengandung mineral penting lainnya seperti fosfor, selenium, dan zinc. Selenium berguna untuk meningkatkan fungsi sistem kekebalan tubuh, fosfor membantu membangun tulang yang kuat, dan zinc membantu meningkatkan performa otak dan meningkatkan taraf hidup manusia.

Oleh karena itu, mengonsumsi keju dalam jumlah yang semestinya dapat menjadi asupan nutrisi yang baik bagi tubuh kita. Namun, tetap perlu menjaga proporsi asupan nutrisi harian agar tetap seimbang dan menghindari kebiasaan makan yang tidak sehat.

Mengurangi Risiko Penyakit Jantung

Keju tak hanya lezat serta nikmat, tapi juga menyimpan banyak manfaat sehat bagi tubuh manusia. Salah satu manfaat keju adalah bisa mengurangi risiko terkena penyakit jantung. Penyakit jantung adalah penyebab kematian terbesar di dunia, dan menjaga kesehatan jantung sangat penting untuk hidup sehat.

Keju mengandung lemak jenuh dan kolesterol yang tinggi, yang dahulu dianggap berbahaya untuk kesehatan jantung. Namun, beberapa studi terbaru menunjukkan bahwa keju yang sehat justru bisa mengurangi risiko penyakit jantung.

Keju tinggi kalsium membantu mengurangi tekanan darah dan meningkatkan kinerja jantung. Ini dapat mencegah risiko penyakit jantung karena tekanan darah tinggi dan aterosklerosis – pengentalan dinding arteri yang dapat menyebabkan serangan jantung.

Keju juga mengandung asam lemak omega-3 serta omega-6 yang berfungsi membuat pembuluh darah lebih fleksibel dan mengurangi peradangan. Hal ini dapat mengurangi risiko penyakit jantung dan stroke. Beberapa varian keju bahkan mengandung asam linoleat konjugat (CLA), yang merupakan lemak sehat yang dapat mengurangi risiko aterosklerosis dan obesitas.

Secara umum, keju yang sehat terbuat dari susu rendah lemak dan lebih mudah dicerna oleh tubuh. Ada beberapa jenis keju yang sangat sehat dan disarankan untuk dimasukkan ke dalam diet harian kita.

Satu diantaranya yaitu keju mozzarella, yang mengandung 22% dari jumlah nilai harian kalsium. Kalsium pada keju mozzarella baik untuk kesehatan tulang dan dapat membantu mencegah penyakit osteoporosis pada orang tua. Keju rumput laut juga sangat sehat, mengandung iodin serta banyak nutrisi lainnya yang penting untuk kesehatan jantung dan fungsi kognitif yang baik.

Keju cottage kaya akan protein serta rendah kalori, sehingga sangat cocok bagi mereka yang bertujuan menjaga berat badan. Sedangkan keju parmesan mengandung kalsium dan protein lebih tinggi dibandingkan keju jenis lainnya serta mengandung asam linoleat konjugat yang berguna untuk mengurangi risiko penyakit jantung.

Namun perlu diingat, sama halnya dengan makanan lainnya, konsumsi keju dalam jumlah yang tepat sangatlah penting. Terlalu banyak mengonsumsi keju tinggi lemak jenuh dan kolesterol dapat meningkatkan risiko penyakit jantung. Jangan sampai keju membuat kita mengalami masalah kesehatan lainnya.

Nah, tunggu apalagi? Yuk beralih ke jenis keju yang lebih sehat untuk menjaga kesehatan jantung dan tubuhmu keseluruhan!

Meningkatkan Kesehatan Tulang

Keju bukan hanya lezat tapi juga mengandung nutrisi penting untuk kesehatan tulang. Berikut adalah manfaat keju untuk meningkatkan kesehatan tulang:

1. Kalsium untuk kekuatan tulang

Seperti yang kita ketahui, kalsium adalah nutrisi penting yang diperlukan untuk membentuk tulang dan membuatnya kuat. Sebuah studi tahun 2017 menemukan bahwa keju adalah sumber kalsium yang sangat baik, terutama keju Cheddar. Satu ons keju Cheddar mengandung sekitar 20% dari kebutuhan harian kalsium Anda.

2. Protein untuk mempertahankan massa tulang

Selain kalsium, protein juga penting untuk kesehatan tulang. Protein membantu mempertahankan massa tulang dan mempercepat pemulihan tulang setelah cedera. Keju juga mengandung protein tinggi, sehingga konsumsi keju dapat membantu mempertahankan massa tulang Anda.

3. Vitamin K2 untuk mengoptimalkan penggunaan kalsium

Vitamin K2 adalah nutrisi yang kurang diketahui namun penting untuk kesehatan tulang. Vitamin K2 membantu mengoptimalkan penggunaan kalsium dalam tulang. Ada beberapa jenis keju yang kaya akan vitamin K2, seperti keju Gouda dan keju Brie. Mengonsumsi keju ini secara teratur dapat membantu meningkatkan kesehatan tulang Anda.

4. Fosfor untuk membentuk tulang

Fosfor adalah mineral yang penting untuk pembentukan tulang dan gigi. Keju mengandung jumlah fosfor yang tinggi, sehingga konsumsi keju dapat membantu membangun dan mempertahankan tulang yang kuat.

5. Vitamin D untuk penyerapan kalsium

Anda mungkin sudah tahu bahwa vitamin D penting untuk penyerapan kalsium dalam tubuh. Keju juga mengandung vitamin D, vitamin yang membantu mempertahankan kesehatan tulang dan gigi Anda. Konsumsi keju bersamaan dengan paprika atau sayuran hijau dapat membantu tubuh Anda menyerap lebih banyak kalsium.

6. Zink untuk pertumbuhan tulang

Zink adalah mineral yang diperlukan untuk pertumbuhan tulang dan pemeliharaannya. Keju mengandung jumlah zink yang signifikan, yang membuatnya menjadi makanan yang baik untuk meningkatkan kesehatan tulang Anda.

7. Lemak sehat untuk penyerapan nutrisi

Keju juga mengandung lemak sehat yang dapat membantu penyerapan nutrisi lainnya yang diperlukan untuk kesehatan tulang Anda. Konsumsi keju bersama dengan makanan lain yang mengandung nutrisi penting seperti sayuran atau buah-buahan dapat membantu tubuh Anda menyerap nutrisi dengan lebih efektif.

Kesimpulan

Keju adalah sumber nutrisi penting yang diperlukan untuk meningkatkan kesehatan tulang Anda. Konsumsi keju secara teratur dapat membantu Anda mendapatkan kalsium, protein, vitamin K2, fosfor, vitamin D, zink, dan lemak sehat yang diperlukan untuk menjaga kesehatan tulang Anda. Namun, ingatlah bahwa keju mengandung banyak lemak dan kalori, sehingga konsumsilah dengan bijak dan seimbang dengan gaya hidup Anda.

Menjaga Kesehatan Otak

Manfaat keju bagi kesehatan otak tidak dapat diabaikan begitu saja. Mengapa demikian? Karena keju mengandung kasein dan protein tinggi, serta kaya akan nutrisi penting seperti kalsium, vitamin B, asam amino, dan lain sebagainya yang dapat meningkatkan kesehatan otak kita.

Menjaga kesehatan otak sangat penting bagi kehidupan sehari-hari kita. Otak adalah organ vital yang memproses informasi dan mempengaruhi perilaku dan emosi seseorang. Jika otak tidak sehat, maka akan sulit untuk berpikir jernih, konsentrasi, mengingat hal-hal penting, dan lain sebagainya. Oleh karena itu, konsumsi keju bisa membantu menjaga kesehatan otak kita.

Kandungan Nutrisi Penting dalam Keju

Keju mengandung banyak nutrisi penting yang sangat baik bagi kesehatan otak kita. Berikut adalah beberapa nutrisi penting dalam keju:

  • Kalsium: Kalsium diperlukan bagi kesehatan tulang dan gigi, serta menjaga konduksi saraf ke otak.
  • Vitamin B12: Vitamin B12 sangat penting bagi kesehatan otak kita. Vitamin ini membantu produksi sel-sel darah merah dan sistem saraf pusat untuk fungsi yang optimal. Kekurangan vitamin B12 dapat menyebabkan masalah neurologis, anemia, dan lain sebagainya.
  • Kasein: Kasein adalah protein yang ditemukan dalam susu sapi dan keju. Protein ini sangat penting bagi pertumbuhan otak dan meningkatkan kesehatan mental kita. Kasein juga membantu menjaga keseimbangan gizi dan meningkatkan imunitas tubuh.
  • Asam amino: Asam amino adalah blok dasar protein yang sangat penting bagi kesehatan otak kita. Asam amino membantu memperbaiki sel-sel otak dan meningkatkan komunikasi sel-sel otak.

Keju Meningkatkan Kesehatan Otak

Konsumsi keju secara teratur bisa meningkatkan kesehatan otak kita. Berikut adalah beberapa manfaat keju untuk kesehatan otak:

  • Meningkatkan fungsi kognitif: Kasein dalam keju membantu meningkatkan fungsi kognitif dengan meningkatkan aktivitas elektrik di otak. Hal ini dapat meningkatkan kemampuan berpikir, memori, dan konsentrasi.
  • Meningkatkan suasana hati: Keju mengandung triptofan yang dapat meningkatkan kadar serotonin dalam otak, hormon yang membantu meningkatkan suasana hati dan mengurangi stres.
  • Mencegah kerusakan sel otak: Antioksidan dalam keju dapat membantu melindungi sel-sel otak dari kerusakan yang disebabkan oleh radikal bebas dan stres oksidatif.
  • Meningkatkan konsentrasi: Kalsium dan vitamin B12 dalam keju dapat membantu meningkatkan konsentrasi kita dan memperbaiki fungsi memori jangka pendek.
  • Meningkatkan daya ingat: Asam amino dalam keju membantu meningkatkan daya ingat dengan meningkatkan produksi neurotransmitter yang diperlukan untuk fungsi otak yang sehat.

Cara Konsumsi Keju untuk Kesehatan Otak yang Optimal

Untuk mendapatkan manfaat keju yang optimal bagi kesehatan otak, pastikan memilih keju yang sehat dan mengonsumsinya secara teratur dengan porsi yang sesuai. Berikut adalah beberapa tips yang dapat membantu Anda mendapatkan manfaat keju yang optimal:

  • Pilih keju rendah lemak: Jika ingin menurunkan berat badan atau memiliki masalah kolesterol, pilih keju rendah lemak atau skim milk yang rendah lemak. Tapi pastikan keju tersebut masih mengandung nutrisi penting, seperti kalsium, vitamin B12, dan lain sebagainya.
  • Mengonsumsi keju segar: Keju segar lebih sehat daripada keju olahan karena lebih rendah sodium dan tidak memiliki bahan pengawet seperti keju olahan. Memiliki waktu simpan yang singkat, keju segar juga sangat lezat dinikmati begitu saja atau sebagai campuran dalam masakan.
  • Mengonsumsi keju dalam porsi yang sesuai: Keju yang baik untuk kesehatan bila dikonsumsi dalam porsi yang cukup dan tidak berlebihan. Biasakan mengonsumsi keju dengan kombinasi makanan lainnya untuk menjaga keseimbangan asupan makanan harian Anda.

Dalam mengejar hidup sehat, menjaga kesehatan otak juga sangat penting. Konsumsi keju yang sehat dan berkualitas secara teratur pastinya akan sangat membantu meningkatkan kesehatan otak Anda sehingga bisa menjalankan aktivitas sehari-hari dengan lancar dan produktif.

Menurunkan Risiko Obesitas

Obesitas atau kegemukan menjadi masalah yang sering dialami banyak orang. Hal ini bisa dikarenakan oleh berbagai faktor, salah satunya adalah kebiasaan makan yang tidak sehat. Keju sendiri dianggap dapat membantu menurunkan risiko obesitas jika dikonsumsi dengan benar dan dalam jumlah yang tepat.

Pertama-tama, keju mengandung protein dan lemak yang bisa membantu memenuhi kebutuhan nutrisi tubuh. Dalam memperoleh nutrisi yang cukup, tubuh mendapatkan sinyal kenyang yang membuat kita tidak cepat lapar dan makan berlebihan. Hal ini penting karena kebanyakan orang yang mengalami obesitas, seringkali tidak merasa kenyang meskipun sudah makan dalam jumlah yang banyak.

Keju sendiri juga diketahui mengandung asam linoleat yang dapat membakar lemak dalam tubuh. Asam linoleat juga dapat mempercepat proses metabolisme dalam tubuh. Artinya, semakin cepat metabolisme tubuh kita, semakin sedikit lemak yang tersimpan di dalam tubuh dan semakin rendah pula risiko obesitas.

Selain itu, keju juga mengandung kalsium yang sangat penting bagi tubuh kita. Pada umumnya, seseorang yang kurang mendapat kalsium akan memiliki lemak yang lebih banyak dibandingkan orang yang cukup mendapat kalsium. Hal ini berhubungan dengan produksi hormon insulin, yang disebut sebagai pengatur gula darah dalam tubuh. Jika hormon insulin kita stabil, maka tubuh akan bisa membangun otot dan mempercepat proses pembakaran lemak.

Kita bisa mengonsumsi keju dengan benar dan dalam jumlah yang cukup agar dapat memanfaatkan manfaatnya dalam menurunkan risiko obesitas. Tapi perlu diketahui bahwa kelebihan konsumsi keju juga dapat menyebabkan efek sebaliknya, yaitu meningkatkan risiko obesitas.

Kebanyakan orang cenderung mengonsumsi keju dalam porsi yang besar, padahal keju memiliki kandungan kalori yang cukup tinggi. Oleh karena itu, sebaiknya membatasi konsumsi keju dalam porsi yang diperlukan. Menurut ahli gizi, 30 gram keju per hari sudah cukup untuk memenuhi kebutuhan nutrisi tubuh kita.

Bukan hanya mengonsumsi keju secara langsung, tetapi kita juga dapat menggunakan keju sebagai bahan tambahan dalam masakan yang kita buat. Salah satu hal yang bisa dilakukan adalah dengan menambahkan keju pada menu sarapan. Jika kita menggabungkan keju dengan roti gandum atau sereal, maka kita akan mendapatkan nutrisi yang cukup dalam menu sarapan.

Keju juga bisa digunakan sebagai saus pada menu makanan dan pasta. Selain memberikan rasa yang sedap, kita juga mendapatkan keuntungan dari kandungan nutrisi dari keju tersebut. Namun pastikan untuk mengonsumsinya dalam jumlah yang tepat agar tidak melebihi batas kalori yang dibutuhkan tubuh kita.

Dari penjelasan di atas, dapat disimpulkan bahwa keju dapat membantu menurunkan risiko obesitas jika dikonsumsi dengan benar dan dalam jumlah yang tepat. Keju mengandung nutrisi penting seperti protein, lemak, asam linoleat dan kalsium yang berperan penting dalam mengurangi lemak dalam tubuh. Namun, perlu diingat untuk tidak mengonsumsi keju secara berlebihan agar tidak meningkatkan risiko obesitas.

Sebagai pembaca yang setia, tentunya kamu telah mengetahui betapa banyak manfaat keju untuk kesehatan tubuh. Diantaranya seperti membantu memperbaiki sistem pencernaan, meningkatkan kualitas tulang, dan bahkan membantu mengurangi risiko terkena diabetes. Oleh karena itu, jangan ragu untuk mengonsumsi keju secara teratur untuk memperoleh manfaatnya yang luar biasa. Terima kasih telah membaca artikel ini, semoga bermanfaat dan selalu sehat!

Leave a Comment